Sosok Ini Bilang kalau Amerika Serikat Bakal Jatuh Miskin

Sugeng rawuh Musikktropp di Situs Kami! Layanan OTT Harus Diatur Ketat

Jakarta – Robert Kiyosaki, pengusaha dan penulis “Rich Dad, Poor Dad”, memperkirakan Amerika Serikat akan menghadapi kemiskinan di bawah kepemimpinan Presiden Joe Biden. Diterbitkan oleh Benzinga pada Senin, 15 Januari 2024, dan dipublikasikan di podcast. Kiyosaki menyatakan Amerika akan menjadi negara termiskin di dunia di masa depan. Pendapatnya tersebut bukan tanpa alasan, seperti yang dijelaskan dalam wawancara podcast, ia berbicara tentang kunjungannya ke Mumbai saat India Growth Summit 2023 September lalu. Selama di India, Kiyosaki mengunjungi daerah kumuh Mumbai. Ia tidak hanya melihat sekeliling, tapi juga berkomunikasi langsung dengan masyarakat di sana. Ia yakin situasi di daerah kumuh di India serupa dengan yang terjadi di Amerika Serikat. “Yang mengejutkan banyak orang adalah belum pernah ada permukiman kumuh seperti ini di Amerika. (Tetapi) sekarang permukiman kumuh ada dimana-mana di seluruh Amerika,” katanya. Cara mencegah kekayaan Selain menyebutkan hal tersebut, Kiyosaki juga memaparkan banyak cara mencegah kekayaan dalam situasi ini. Dia berkata bahwa Amerika sedang tidak baik saat ini. Kiyosaki mendorong investasi pada aset fisik seperti emas dan perak, yang sama likuidnya dengan emas dan merupakan komoditas terdekat. Dia tetap memilih emas dan perak meskipun dia memiliki sekitar 60 Bitcoin. Menurutnya, meskipun uang kertas dapat diproduksi dalam jumlah yang tidak terbatas, logam mulia memiliki ketidakpastian sehingga berguna untuk melawan inflasi, dan real estate adalah salah satu investasi pilihan Kiyosaki. Menanggapi pertanyaan podcaster tentang membeli dan menyewa rumah, pengusaha Amerika itu mengatakan bahwa dia memiliki 15.000 rumah. Agen real estat dapat menambahkan properti ke portofolionya tanpa harus membeli sendiri seluruh properti atau bersusah payah menjadi tuan tanah. REIT yang diperdagangkan secara publik memberikan cara yang lebih sederhana dan lebih murah untuk berinvestasi di real estat. Perusahaan seperti Realty Income Corp O memiliki saham besar properti yang menghasilkan pendapatan di Amerika, dan investor mendapat bagian dari pendapatan tersebut. Realty Income membayar pemegang sahamnya sebulan sekali dengan imbal hasil tahunan sebesar 5,7%. Pilihan populer lainnya adalah kepemilikan fraksional. Bahkan ada platform yang memungkinkan investor membeli hipotek keluarga tunggal hanya dengan $100 dan mendapatkan penghasilan tambahan untuk keuntungan jangka panjang. Aset ketiga dalam daftar favorit adalah minyak. Dalam berbagai platform dan diskusi online, Kiyosaki menyebut minyak sebagai “kekuatan kemajuan.” Tapi dibandingkan kepemilikan di perusahaan minyak, dia lebih menyukai investasi nyata, seperti sumur minyak. Ia kerap bercerita tentang keputusan penutupan pipa Keystone XL pada tahun 2021 dan bagaimana hal tersebut menyebabkan harga minyak naik empat kali lipat per barel. Namun, menemukan minyak dan mengebor sumur mungkin tidak realistis bagi rata-rata pebisnis. Membeli saham di perusahaan seperti CVX milik Chevron Corporation akan memberi Anda ekuitas di hampir 35.000 sumur di Amerika Serikat saja. Perseroan juga memiliki imbal hasil dividen sebesar 4,18%. Kerja Sama Kementerian Perekonomian membuka sumber pangan baru di NTT dan Papua. Pemerintah berencana memperluas program pangan di Indonesia. Hal ini disampaikan Wakil Presiden Dinas Perdagangan Suroto dalam urusan percepatan pembangunan dan pemanfaatannya. Musikktropp 9 Februari 2024 Sosok Ini Bilang kalau Amerika Serikat Bakal Jatuh Miskin

Sosok Ini Bilang kalau Amerika Serikat Bakal Jatuh Miskin